Di tengah kepenatan memikirkan Proyek Akhir yang tak kunjung menunjukkan kemajuan (karena dipikir doang, jadi ga’ maju2 >_<) jadi teringat serpihan kenangan saat mengambil mata kuliah Manajemen Kewirausahaan di semester 4 setahun yang lalu. Apa hubungannya ya? Hehe..entahlah. Tiba-tiba ingin mengabadikan kenangan ini dalam bentuk tulisan. Let’s cekidot!!

Berawal dari tugas mata kuliah Manajemen Kewirausahaan yang saat itu dosennya pak IWW yang sangat baik hati menurut saya. Pertama, kami diharuskan membuat Bussines Plan secara berkelompok. Saat itu saya dan ketiga teman saya memilih membangun usaha dalam bidang jasa. Yup, Detrhonetz Event Organizer. Karena jadwal presentasinya diundi di awal, dan kami mendapat giliran paling akhir, alhasil kami mengundur-undur waktu pengerjaannya (tipe mahasiswa yang tidak baik untuk ditiru). Dan tanpa terasa, semua kelompok telah mempresentasikan rancangan mereka. Haiyaaa.. akhirnya H-sekian jam dari waktu presentasi, kami segera merapat dan mendiskusikan tugas tersebut. Dan…jeng…jeng… pun ada kendala sana-sini, hasil rancangan kami sempat mendapat pujian dari Pak IWW karena idenya yang sungguh cemerlang waktu itu (=D lebay dikiiit…) Padahal saat presentasi kami hanya mengandalkan konsep dan tentu saja kemampuan untuk mempertahankan argumen (red: ngeles). Satu hal yang saya ingat dari pujian beliau adalah “Semester depan saya tunggu poster publikasi bisnis kalian di depan gerbang ITT!” Wew.. melayang-layang lah perasaan waktu itu :D. Namun tentu saja hal itu belum terwujud hingga saat ini, karena kesibukan masing-masing personal. Tapi suatu saat, insyaAllah akan terwujud (,”)d.


Tugas kedua. Kali ini cukup menguras tenaga, harta, dan perasaan. Hohoo.. Di kampus kami setiap semesternya selalu menggelar acara Bussines Fair, yang merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam mengaplikasikan mata kuliah Inov (untuk S1). Karena mata kuliah Manwir (Manajemen Kewirausahaan) awalnya hanya dua SKS dan melihat pengalaman angkatan senior kami sesama D3 yang telah mengambil mata kuliah ini tidak diwajibkan mengikuti BF (Bussines Fair), maka kami pun tenang-tenang saja. Namun, lain cerita kalau saat kami mengambil mata kuliah ini ternyata telah berganti bobotnya menjadi 3 SKS. Yup, H-2 pekan pelaksanaan BF, Pak IWW menginstruksikan kami untuk mengikuti BF. What?? 2 pekan untuk menyiapkan segala sesuatu yang secara sederhana kita sebut  DAGANGAN. Padahal kalau dibandingkan dengan mahasiswa S1, mereka telah melakukan eksperimen dan penggalangan dana untuk modal usaha mereka selama 6 bulan. Hosh..hosh.. Di tengah persiapan kami menghadapi UAS 2 pekan lebih 3 hari lagi, akhirnya kami harus merelakan diri untuk mempersiapkan semuanya. Apa yang dijual, berapa harga jualnya, konsep stand mau seperti apa, dekorasinya gimana, dan semua tetek bengek tentang JUALAN. Dan tentu saja yang utama adalah urunan untuk modal.

Akhirnya, jatuhlah pilihan kami untuk berjualan pecel pincuk. Tentu saja, karena waktu yang sangat mepet,  hanya sayur dan nasi yang benar-benar kita masak sendiri. Untuk bumbu (sebenarnya ini yang paling menentukan) dan properti lainnya kami impor dari rumah (saya, red: Sidoarjo).  Berikut display dari pecel pincuk yang kami jual:

Yummy….jangan ngiler yaa :p

Yah, karena persiapan  sangat demikian mepetnya, kita pun tidak sempat memperhitungan untung rugi secara mendetail. Yang dipikirkan saat itu adlah bagaimana jualan kami laku dan habis terjual. Dan, alhamdulillah..di hari pertama tidak kurang dari 3 jam stand kami dibuka, pecel pun ludes.

Waah..terharu ngeliatnya T_T

Pun, terlepas dari evaluasi kami terkait persediaan yang kurang, ataupun harga yang kami tawarkan terlewat murah untuk ukuran BF (5000 rupiah untuk sepincuk nasi pecel dan es teh manis) tapi kami tetap merasa senang waktu itu. Bagi kami kepuasan pelanggan adalah nomor satu. Pelanggan senang, kami pun senang. Walau untung dikit tak mengapa asal pelanggan ceria :). Setidaknya cucuran peluh saat mengaduk bumbu dan memasak sayur terbayar lunas oleh senyuman pembeli. Hehe..kalau diteruskan jadi tambah lebay nih kaya’nya..

Best Team of  Pecel pincuk ^,^

Iklan