Sabtu, 16 Februari 2013 seminar pranikah bertajuk “Indahnya Menikah Berkah” sukses digelar di Auditorium Universitas Al Azhar Kebayoran, Jakarta Selatan. Lebih dari 900 peserta memadati ruangan dan tampak antusias mengikuti seminar.

Diawali dengan lantunan nasyid dari kang Abay @motivasinger tentang bidadari surga, dilanjutkan dengan perkenalan @Teladan Rasul sebagai penyelenggara seminar.

Ok, sampai di sini saya berasa di GSG kampus IT Telkom. Berasa masih mahasiswa yang sedang mengikuti pembekalan dari senior. Selidik punya selidik, kang Arief, founder @Teladan Rasul, ternyata alumni ITB yang sukses berdikari. Hoho.. Pantas saja, apa karakter dan pembawaan anak teknik di Bandung itu hampir sama ya? *rasis, abaikan 😀

Dalam kesempatan kali ini, kang Arief menyisipkan kisah Imam Malik. Singkat cerita, Imam Malik selalu menyiapkan kondisi terbaiknya sebelum berangkat ke majelis Rasulullah. Beliau mandi, memakai wewangian, dan sang ibu selalu menyiapkannya pakaian terbaik. Begitu semangatnya menuntut ilmu, wajahnya pernah membiru, keringat dan air mata menetes karena menahan rasa sakit diakibat sengatan serangga yang ia abaikan demi mendengarkan mutiara hikmah rasulullah. Betapa harunya!

Kemudian acara menjadi lebih menarik dengan hadirnya Ust. Hepi Andi Bastoni, ustadz sekaligus penulis hampir 40 buku. Salah satunya adalah buku saku “Indahnya Menikah Full Barakah” yang menjadi bonus pada seminar kali ini mendampingi buku karya Kang Arief “Keajaiban Cinta Rasul”.

Sebuah ungkapan menarik yang sempat saya kutip dari beliau adalah
“Shalat adalah ibadah menit-an, puasa adalah ibadah jam-an, dan haji adalah ibadah hari-an. Sedangkan menikah adalah ibadah seumur hidup. Jika sebelum shalat kita butuh mandi, wudhu, dan memakai pakaian bersih, ketika puasa dan haji pun persiapan pasti dilakukan. Maka demikian pula dengan menikah, dibutuhkan persiapan sebelum menjalaninya.”

(To be continue…) 😉

Iklan